Ceritaku: izin
Tampilkan postingan dengan label izin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label izin. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 April 2018

Kau sudah Tidak Akan Kembali sahabat
April 10, 20180 Comments


Selamat Sore sahabat ...
pada sore hari ini saya ingin sedikit berbagi tentang pengalaman , atau hal yang pernah saya rasakan , entah itu sedih atau pun bahagia ...
tak jauh dari soal persahabatan , saya memiliki sahabat yang baik sekali , karena baik nya saya menggapnya sebagai saudara sendiri , kakak lah ya tepatnya , karena usia nya lebih tua dibandingkan saya.
pada suatu hari kami dipertemukan di sebuah kampus , tepatnya di fakultas yang sama , dan tepatnya lagi di sebuah UKMF yaitu BEM , wah itu organisasi yang sangat digemari oleh setiap mahasiswa .
pastinya pada tahun 2015 , tahun dimana kita duduk di bangku Universitas , tidak di sangka semakin jauh perjuangan kita , tahap ini adalah tahap terakhir di sebuah pendidikan , ditahap inilah kita akan menentukan masa depan kita , mau jadi apakah kita , ? pengangguran atau menjadi orang sukses seperti yang kita cita-cita ?
nah, pada suatu agenda BEM yang diselenggarakan di pantai , weeeeh seru ya ....
agendanya adalah GARUDA , apasih garuda , kalau menurut bem garuda itu pengukuhan atau pelantikan anggota , pada saat itu kita masih sebagai anggota .
di agenda itu kita dipertemukan, di saat aku melihat dia entah kenapa aku seperti melihat cahaya yang sangat sejuk yang terdapat di atas kepalanya ,
sponstan aku langsung berkata "SUBHANALLAH" petunjuk apakah itu ? sepat berfikir dalam diam dia orang yang baik , dialah yang akan mengubah hidupku, dialah yang akan selalu menasehati ku , membimbingku dan selalu ada di saat aku mulai merasa lemah .
ya mungkin itu hanya lah fikiranku ...
usailah sebuah agenda itu ...

hari - hari selanjutnya kita sering ketemu sehabis kuliah di parkiran , aku tegur dia seperti aku menegur teman - teman baru ,
di fakultas kami ada setiap minggunya semacam kajian , siraman rohani , sebelum aku kenal dia , susah sekali kaki ini melangkah ke sana , rasa malas , dan berfikir negatif tentang itu .
pada suatu dia mengajak aku untuk hadir di tengah" orang yang sholehah, ikut kajian dll .
hatiku langsung bergetar , rasanya gak percaya masih ada orang yang ngajak dalam hal kebaikan , seketika kaki ini mudah sekali untuk dilangkahkan .
karena heran aku bertanya pada orang yang lebih faham .

a : mb kenapa ya aku ketika di ajak dia kakiku mudah untuk dilangkahkan ?
m : Subhanallah berrti dia adalah orang yang diutus allah untuk mengajakmu ke jalannya .

setelah aku bertanya , aku makin yakin bahwa dia adalah teman yang di utus allah untukku .

semakan lama kita kita semakin dekat , terasa nyaman disaat dekat dengan nya , trimaksih ya allah engkau telah mengirimkan hamba sosok teman yang sangat luar biasa .

waktu pun berlalu , membuat suatu kenangan yang sangat luarbiasa menurutku , didirinya lah aku mendapatkan kebahagiaan di dunia , dia yang selalu menyayangiku sebagai adiknya , dia yang selalu ada di saat aku susah mau pun senang ,,,
dia selalu menutupi setiap aibku ...
dia selalu membuat aku tersenyum ...
dia selalu membuat aku bangkit dari ketepurukan ...
dia selalu menyematiku ...
menasehati ...
membimbing...
mengajak ....
dan semuanya ..

yang paling aku ingat ketika aku nakal , males shalat dia langsung cemberut , gak mau ikut kajian dia langsung marah , dia hanya ingin aku selalu ada di sampingnya , dia ingin aku merasakan apa yang ia rasakan , dia ingin bersamaku kelak ke syurga ...
sebenarnya mudah membuat dia bahagia , turuti saja apa yang dia mau , kerjakan apa yang dia suruh dengan itu akan bahagia...

dan yng paling aku ingat ketika ingin pergi , ada tangan yang aku salimi , ada kata - kata yang pasti aku dengar ,
ketika aku pulang pasti ada yang nyambut dengan senyuman , sungguh bahagianya aku pada saat itu
tapi aku bodoh kenapa aku hancurkan kebahagiaan ku sendiri
kenapa ????
aku mengecewakannya ...
aku membuat dia sakit ...
aku membuat dia benar-benar traouma ...
bahkan aku membuat dia menyesal sudah mengenalku ...

Permasalahan ini benar - benar membuat aku hancur , tidak menyangka , kebahagiaan berakhir dengan permusuhan , aku benar - benar menyesal , menyesal dengan apa yang sudah aku perbuat , menyeselah sudah memnuat dia kecewa , bahkan sampai saat ini rasa bersalah selalu  menghantuiku ...
ada rasa syukurku atas terjadinya masalah ini , ternyata dalam marahnya adalah cara yang dialakukan untuk menyadarkanku , aku bisa tau klau itu salah , dan aku bisa menjadi orang yang lebih baik , aku janji aku akan membahagiakan mu dikemudian hari.

kepercayaan untuku darimu sudah musnah , sudah tidak adalah kesempatan untukku memperbaiki semua nya , kau egois , kau ingin membuat aku baik, tapi kau meninggalkan ku ,,
kau jahat di saat aku bersungguh - sungguh dalam memperbaiki semua ini kau malah menjauh ,
aku gak tau apa mau mu sebenarnya ..
berbagain cara sudah aku lakukan ...
semua pertanyaan sudah aku jawab dengan jujur ,,
tapi sampai saat ini engkau belum bisa mengembalikan semuanya ...

mungkin ini jalan yang engkau pilih ,
mungkin ini jalan yang menurutmu baik , tidak buat aku
mungkin jalan ini yang akan membuat dirimu selalu merasakan bahagia ...
aku ikuti jalan mu ....

jika suatu saat nanti engkau ingin kembali...
mungkin disaat itu aku sudah tidak ada disana ,
aku sudah lelah menanti ,
aku sudah tidak ingin mengingat semuaunya,
aku capek
dan aku memutuskan untuk memilih jalan yang baru ..
dan mungkin pada saat itu kamu akan merasakan apa yang aku rasakan ,
menanti seseorang yang tidak akan pernah datang!!!

disini aku yang salah , disini aku sudah minta maaf , aku sudah melakukan berbagai cara agar kau bisa memaafku , agar kau bisa kembali , tapi kau pertahankan egomu , untuk tetap dijalanmu , maka aku tidak kan bisa berbuat apa" , hanya dapat berdoa, dan allahlah yang akan menunjukkan kebenerannya ..
jika masalah tidak diselesaikan di dunia maka Akhirat lah tempat pengadilannya , menurutku itu lebih berat dibandingkan di selesaikan didunia .
mungkin engkau lebih suka diselesai di akhirat sana .

saat ini aku masih tetap bertahan , tetap menunggu kembalinya sahabatkku yang sudah pergi , setiap shalat dan sujudku selalu ku sebut namamu , agar allah mempersatukan kita hingga ke syurga .
dalam memperbaiki diri ini , sambil usaha dan selalu mendekatkan diri pada zat yang telah menciptakan ku , tak habis-habisnya aku selalu berdoa agar masalah ini bisa segera selesai di dunia sebelum salah satu di antara kita pergi menghadap sang pencipta ..

hanya airmata yang mengalir ketika aku ingat dia , hanya bisa menangis , karena kebagiaan itu tidak akan pernah terulang kembali ...
di bilang menyesal ...
aku nyesel pernah dekat dengan nya jika berakhir seperti ini ,,,,

ya allah...
apakah aku salah mengharapkan sahabatku kembali ??

jika salah jauh kan ia , hilangkan rasa sayang ni
hilangkan rasa kagum ini
Hilang kan semua nya tentang dia...
aku tidak ingin menzolimin diriku sendiri ..

ya allah berikan jalan terbaikmu

pasrah atas segala sesuatu .


Reading Time: